Senin, 05 Februari 2018

TIPS KETIKA UJIAN HIDUP MENYAPA KITA

 Pernah enggak sih kamu berpikir kalau ujian hidup yang kamu jalani jauh lebih berat dari ujian yang dialami orang lain? Pernah juga enggak, kamu merasa sebagai manusia yang paling menderita sedunia karena mendapat cobaan atau ujian hidup yang bertubi-tubi? Atau pernahkah kamu berpikir kalau Allah jahat sama kamu, bahkan membencimu karena selalu memberimu ujian hidup yang menurutmu tidak pernah ada habisnya? Jika kamu berpikir demikian, berarti kita sama. Karena saya pun juga pernah berpikir sama seperti apa yang kamu fikirkan itu. Saya yakin semua orang pasti pernah menerima ujian hidup dalam masing-masing perjalanan hidupnya. Dan biasanya pikiran-pikiran seperti itu muncul ketika kita sudah merasa tidak kuat lagi menghadapinya, atau bahkan sudah merasa putus asa. Sehingga muncullah pikiran-pikiran negatif tersebut.
Sebenarnya kita tidak boleh berpikir seperti itu. Kita sebagai hamba Allah yang beriman haruslah mampu berkhusnudzon kepada Allah, dengan tidak menganggap Allah sedang membenci kita. Karena pada dasarnya, ujian atau cobaan yang kita terima adalah suatu ketetapan dari Allah SWT, yg tujuannya untuk melihat sejauh mana keimanan kita kepada-Nya. Sebagaimana firman Allah berikut:
“Dan sesungguhnya Kami benar-benar akan menguji kamu agar Kami mengetahui orang-orang yang berjihad dan bersabar di antara kamu, dan akan Kami uji perihal kamu.” (Q.S Muhammad 47:31)
Tidak ada satu orangpun dari kita yang mampu lepas dari ketetapan tersebut. Oleh karenanya, hal yang paling penting yang harus kita lakukan adalah mengusahakan untuk menjadi pribadi yang mampu bersikap sabar dan kuat bahkan tidak putus asa dalam menghadapi setiap ujian yang Allah berikan kepada kita. Lalu, bagaimana cara kita menjadi pribadi yang tidak mudah putus asa dalam menghadapi ujian hidup? Oke, langsung saja ya, saya akan memberikan 6 tips agar kita tetap sabar dan tidak mudah putus asa dalam menghadapi masalah.

PERTAMA, PERCAYA BAHWA UJIAN ITU ADALAH ANUGRAH.
Tanamkan pada mindset kita bahwa masalah atau ujian juga merupakan anugerah dari Allah yang harus kita syukuri dan kita terima dengan lapang dada.
Anugerah sendiri disini artinya adalah :
  1. Dibalik setiap masalah selalu menyimpan hikmah yang pasti berguna untuk kehidupan kita kedepannya.
  2. Ujian hidup datang bukan sebagai bukti Allah membenci kita, tapi bukti Allah sayang sama kita. Allah mengetahui  kita kuat dan mampu melewati ujian hidup dari-Nya. Dan disinilah salah satu bentuk rasa sayang Allah kepada kita.
  3. Dan jika bener-bener mampu melewati ujian tersebut, maka derajat kita dinaikkan satu tingkat dari hamba-hamba yang lainnya.
Contoh kecil saja ya, anggap aja ujian hidup kita sama seperti ujian kenaikan kelas saat kita sekolah. Bukan berarti kan ujian kenaikan kelas itu diberikan karena tanda  kebencian? engga mungkin juga kan langsung naik kelas tanpa ujian? Karena pada dasarnya tujuan ujian itu adalah untuk menilai tingkat kemampuan kita. Sampai mana sih kemampuan kita untuk bisa menyelesaikan soal ujian tersebut? Nah, Jika kita mampu menyelesaikan ujian tersebut dengan hasil yang baik, maka kitapun bisa naik ke kelas selanjutnya.
“masalah juga berarti anugerah, karena kehadirannya dari sang maha pencipta dan dibaliknya tersimpan berbagai hikmah”

KEDUA, YAKIN BAHWA ALLAH TIDAK AKAN MENGUJI HAMBANYA DILUAR BATAS KEMAMPUANNYA.
Setiap manusia di dunia pastilah pernah merasakan ujian atau cobaan dalam perjalanan hidupnya. Namun pastilah ujian tersebut berbeda antara individu satu dengan yang lainnya. Kenapa demikian? Karena Allah mengetahui batas kemampuan masing-masing individu itu berbeda. Contoh ya, ujiannya mahasiswa semester 2 dengan semester 4 pastilah berbeda kan. Karena kemampuannyapun berbeda. Semakin tinggi kelasnya, semakin sulit juga ujiannya. Sama dengan kehidupan kita. Semakin tinggi kelas kita dimata Allah, semakin sulit juga cobaan hidup yang diberikan Allah kepada kita. Jadi kadar ujian itu tetap sesuai dengan kadar kemampuan kita, Sebagaimana firman Allah berikut:
“Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya”.  (QS Al Baqarah : 286).

Jadi, sesuai dengan ayat diatas yg harus kita lakukan adalah:
“Yakinlah kita sanggup melewatinya. Jika kita sudah yakin, maka kita tidak akan mudah putus asa dan lebih mudah mencari solusinya”.

KETIGA, YAKINLAH DIBALIK SEBUAH KESULITAN PASTI ADA KEMUDAHAN
“Maka sesungguhnya bersama kesusahan itu ada kemudahan” (QS. Al-insyirah : 5).
"Sesungguhnya bersama kesusahan itu ada kemudahan." (Surah Al-insyirah : 6)
Dari kedua ayat diatas ditegaskan bahwa tidak ada kesusahan yang berkepanjangan, dan dari satu kesusahan, akan dibalas oleh Allah 2 kemudahan. Yakinlah badai pasti berlalu! Dengan keyakinan seperti itu kita tidak akan mudah menyerah dalam menjalani ujian hidup yang ada.
Jadikan adanya masalah sebagai sarana pendekatan diri kita kepada sang maha pencipta”

KEEMPAT, TINGKATKAN SHOLAT, PERBANYAK USAHA, DAN BERDO’A.
 “Jadikanlah sabar dan sholat sebagai penolongmu. dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu’, (yaitu) orang-orang yang meyakini bahwa mereka akan menemui Tuhannya, dan bahwa mereka akan kembali kepada-Nya.” (QS. al-Baqarah (2): 45-46).
“Maka apabila kamu telah selesai (dari suatu urusan), maka kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (urusan) yang lain. Dan hanya kepada Tuhanmulah hendaknya kamu berharap” (Q.S. Al-insyirah(94) : 7 – 8).
“Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Aku kabulkan doamu.” (Q.S. Al-Mu’min (40) : 60).
Dari ayat diatas telah dijelaskan oleh Allah bahwa saat kita mendapat ujian, maka sholat, usaha dan berdo’a adalah 3 hal yg harus kita lakukan. Karena dengan melakukan 3 hal tersebut, Allah akan mendatangkan pertolongan-NYA..

KELIMA, RIDHO
“Tidaklah ada sebuah musibah yang menimpa kecuali dengan izin Allah. Dan barang siapa yang beriman kepada Allah (bersabar) niscaya Allah akan memberikan hidayah kepada hatinya. Allahlah yang maha mengetahui segala sesuatu.” (QS At Taghaabun: 11)
Ayat diatas menjelaskan bahwa semua musibah yang menimpa manusia merupakan suatu takdir dari Allah yang tidak bisa dielakkan. Jadi kita sebagai hamba-Nya sebaiknya mampu untuk bisa ridho akan ketetapan takdir Allah, yakinlah akan kebijaksanaan dari Allah dan percayalah jika dibalik semua musibah Allaah menyimpan hikmah kebaikan bagi kita. Insyallah dengan kita ridho, kita tidak akan seudzon akan ketetapan Allah.
KEENAM, BERSABAR
Saat kita dilanda ujian, hal yang wajib kita lakukan adalah bersabar. Karena Bersabar merupakan perintah dari Allah. Sabar adalah perkara yang dicintai Allah dan yang dapat menjadikan kita lebih dekat dengan pertolongan-Nya dalam menghadapi ujian yang menimpa kita. Disamping beersarsabar, kita juga harusnya berserah diri kepada-Nya, Sebagaimana yang terkandung dalam beberapa firman-Nya:
 “…Allah mencintai orang-orang yang sabar.” (QS. Al Imran : 146).
Maka bersabarlah kamu untuk (melaksanakan) ketetapan Tuhanmu.” (Al-Insaan:24)
"Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar,.." (QS. Al-Baqarah: 153)
Ingat ya teman, Jika ada yang bilang “kesabaranku sudah habis, karena sabar ada batasnya” nah itu adalah kalimat yang salah kalau menurutku.
Karena, “sabar itu tidak ada batasnya, hanya saja manusia yang membatasinya”

Nah itulah sedikit tips saat ujian datang menyapa kita, semoga bermanfaat ya .. J

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

TIPS KETIKA UJIAN HIDUP MENYAPA KITA

  Pernah enggak sih kamu berpikir kalau ujian hidup yang kamu jalani jauh lebih berat dari ujian yang dialami orang lain? Pernah juga engga...

IBX5A7835F00EE81