Pernah enggak
sih kamu berpikir kalau ujian hidup yang kamu jalani jauh lebih berat dari
ujian yang dialami orang lain? Pernah juga enggak, kamu merasa sebagai manusia
yang paling menderita sedunia karena mendapat cobaan atau ujian hidup yang
bertubi-tubi? Atau pernahkah kamu berpikir kalau Allah jahat sama kamu, bahkan
membencimu karena selalu memberimu ujian hidup yang menurutmu tidak pernah ada
habisnya? Jika kamu berpikir demikian, berarti kita sama. Karena saya pun juga
pernah berpikir sama seperti apa yang kamu fikirkan itu. Saya yakin semua orang
pasti pernah menerima ujian hidup dalam masing-masing perjalanan hidupnya. Dan
biasanya pikiran-pikiran seperti itu muncul ketika kita sudah merasa tidak kuat
lagi menghadapinya, atau bahkan sudah merasa putus asa. Sehingga muncullah
pikiran-pikiran negatif tersebut.
Sebenarnya kita
tidak boleh berpikir seperti itu. Kita sebagai hamba Allah yang beriman
haruslah mampu berkhusnudzon kepada Allah, dengan tidak menganggap Allah sedang
membenci kita. Karena pada dasarnya, ujian atau cobaan yang kita terima adalah
suatu ketetapan dari Allah SWT, yg tujuannya untuk melihat sejauh mana keimanan
kita kepada-Nya. Sebagaimana firman Allah berikut:
“Dan sesungguhnya Kami
benar-benar akan menguji kamu agar Kami mengetahui orang-orang yang berjihad
dan bersabar di antara kamu, dan akan Kami uji perihal kamu.” (Q.S Muhammad
47:31)
Tidak ada satu orangpun dari
kita yang mampu lepas dari ketetapan tersebut. Oleh karenanya, hal yang paling
penting yang harus kita lakukan adalah mengusahakan untuk menjadi pribadi yang
mampu bersikap sabar dan kuat bahkan tidak putus asa dalam menghadapi setiap
ujian yang Allah berikan kepada kita. Lalu, bagaimana cara kita menjadi pribadi
yang tidak mudah putus asa dalam menghadapi ujian hidup? Oke, langsung saja ya,
saya akan memberikan 6 tips agar kita tetap sabar dan tidak mudah putus asa
dalam menghadapi masalah.
PERTAMA, PERCAYA BAHWA UJIAN ITU ADALAH ANUGRAH.
Tanamkan pada
mindset kita bahwa masalah atau ujian juga merupakan anugerah dari Allah yang
harus kita syukuri dan kita terima dengan lapang dada.
Anugerah sendiri disini
artinya adalah :
- Dibalik setiap masalah selalu menyimpan hikmah yang pasti berguna untuk kehidupan kita kedepannya.
- Ujian hidup datang bukan sebagai bukti Allah membenci kita, tapi bukti Allah sayang sama kita. Allah mengetahui kita kuat dan mampu melewati ujian hidup dari-Nya. Dan disinilah salah satu bentuk rasa sayang Allah kepada kita.
- Dan jika bener-bener mampu melewati ujian tersebut, maka derajat kita dinaikkan satu tingkat dari hamba-hamba yang lainnya.
Contoh kecil
saja ya, anggap aja ujian hidup kita sama seperti ujian kenaikan kelas saat
kita sekolah. Bukan berarti kan ujian kenaikan kelas itu diberikan karena
tanda kebencian? engga mungkin juga kan
langsung naik kelas tanpa ujian? Karena pada dasarnya tujuan ujian itu adalah
untuk menilai tingkat kemampuan kita. Sampai mana sih kemampuan kita untuk bisa
menyelesaikan soal ujian tersebut? Nah, Jika kita mampu menyelesaikan ujian
tersebut dengan hasil yang baik, maka kitapun bisa naik ke kelas selanjutnya.
“masalah juga berarti anugerah, karena kehadirannya
dari sang maha pencipta dan dibaliknya tersimpan berbagai hikmah”
KEDUA, YAKIN BAHWA ALLAH TIDAK AKAN MENGUJI HAMBANYA DILUAR
BATAS KEMAMPUANNYA.
Setiap manusia
di dunia pastilah pernah merasakan ujian atau cobaan dalam perjalanan hidupnya.
Namun pastilah ujian tersebut berbeda antara individu satu dengan yang lainnya.
Kenapa demikian? Karena Allah mengetahui batas kemampuan masing-masing individu
itu berbeda. Contoh ya, ujiannya mahasiswa semester 2 dengan semester 4
pastilah berbeda kan. Karena kemampuannyapun berbeda. Semakin tinggi kelasnya,
semakin sulit juga ujiannya. Sama dengan kehidupan kita. Semakin tinggi kelas
kita dimata Allah, semakin sulit juga cobaan hidup yang diberikan Allah kepada
kita. Jadi kadar ujian itu tetap sesuai dengan kadar kemampuan kita, Sebagaimana
firman Allah berikut:
“Allah tidak membebani seseorang
melainkan sesuai dengan kesanggupannya”.
(QS Al Baqarah : 286).
Jadi, sesuai dengan ayat
diatas yg harus kita lakukan adalah:
“Yakinlah kita sanggup melewatinya. Jika kita sudah yakin,
maka kita tidak akan mudah putus asa dan lebih mudah mencari solusinya”.
KETIGA, YAKINLAH DIBALIK SEBUAH KESULITAN PASTI ADA KEMUDAHAN
“Maka sesungguhnya bersama kesusahan itu ada
kemudahan” (QS. Al-insyirah : 5).
"Sesungguhnya bersama kesusahan itu ada
kemudahan." (Surah Al-insyirah : 6)
Dari kedua ayat
diatas ditegaskan bahwa tidak ada kesusahan yang berkepanjangan, dan dari satu
kesusahan, akan dibalas oleh Allah 2 kemudahan. Yakinlah badai pasti berlalu!
Dengan keyakinan seperti itu kita tidak akan mudah menyerah dalam menjalani
ujian hidup yang ada.
“Jadikan adanya masalah sebagai sarana
pendekatan diri kita kepada sang maha pencipta”
KEEMPAT, TINGKATKAN SHOLAT, PERBANYAK USAHA, DAN BERDO’A.
“Jadikanlah sabar dan sholat sebagai penolongmu.
dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang
khusyu’, (yaitu) orang-orang yang meyakini bahwa mereka akan menemui Tuhannya,
dan bahwa mereka akan kembali kepada-Nya.” (QS. al-Baqarah
(2): 45-46).
“Maka apabila kamu telah
selesai (dari suatu urusan), maka kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (urusan)
yang lain. Dan hanya kepada Tuhanmulah hendaknya kamu berharap” (Q.S.
Al-insyirah(94) : 7 – 8).
“Berdoalah kepada-Ku,
niscaya akan Aku kabulkan doamu.” (Q.S. Al-Mu’min (40) : 60).
Dari ayat diatas
telah dijelaskan oleh Allah bahwa saat kita mendapat ujian, maka sholat, usaha
dan berdo’a adalah 3 hal yg harus kita lakukan. Karena dengan melakukan 3 hal
tersebut, Allah akan mendatangkan pertolongan-NYA..
KELIMA, RIDHO
“Tidaklah ada sebuah musibah yang menimpa kecuali dengan izin Allah.
Dan barang siapa yang beriman kepada Allah (bersabar) niscaya Allah akan
memberikan hidayah kepada hatinya. Allahlah yang maha mengetahui segala
sesuatu.”
(QS At Taghaabun: 11)
Ayat diatas
menjelaskan bahwa semua musibah yang menimpa manusia merupakan suatu takdir
dari Allah yang tidak bisa dielakkan. Jadi kita sebagai hamba-Nya sebaiknya
mampu untuk bisa ridho akan ketetapan takdir Allah, yakinlah akan kebijaksanaan
dari Allah dan percayalah jika dibalik semua musibah Allaah menyimpan hikmah
kebaikan bagi kita. Insyallah dengan kita ridho, kita tidak akan seudzon akan
ketetapan Allah.
KEENAM, BERSABAR
Saat kita
dilanda ujian, hal yang wajib kita lakukan adalah bersabar. Karena Bersabar
merupakan perintah dari Allah. Sabar adalah perkara yang dicintai Allah dan
yang dapat menjadikan kita lebih dekat dengan pertolongan-Nya dalam menghadapi
ujian yang menimpa kita. Disamping beersarsabar, kita juga harusnya berserah
diri kepada-Nya, Sebagaimana yang terkandung dalam beberapa firman-Nya:
“…Allah mencintai orang-orang yang sabar.” (QS. Al
Imran : 146).
“Maka
bersabarlah kamu untuk (melaksanakan) ketetapan Tuhanmu.” (Al-Insaan:24)
"Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar
dan shalat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang
sabar,.." (QS. Al-Baqarah: 153)
Ingat ya teman, Jika ada yang bilang “kesabaranku
sudah habis, karena sabar ada batasnya” nah itu adalah kalimat yang salah kalau
menurutku.
Karena, “sabar
itu tidak ada batasnya, hanya saja manusia yang membatasinya”
Nah itulah sedikit tips saat ujian datang menyapa
kita, semoga bermanfaat ya .. J